Bismillahirrahmanirrahim
Semenjak 15 Maret 2020, Ibukota Negara Republik Indonesia DKI Jakarta mulai menerapkan Socio Distancing di Jakarta yang diumumkan langsung oleh bapak gubernur DKI Jakarta bapak Anies Baswedan termasuk diakun Youtubenya di : https://www.youtube.com/watch?v=KlWOvtu3Z0Q&t=14s, disebabkan karena wabah covid-19 mulai masuk ke Indonesia. Kemudian disusul dengan Presiden Republik dengan penetapan Pembatasan Sosisal Berskala Besar (PSBB) beberapa pekan kemudian. Kasus ini pertama kali bermula dari 2 orang pasien yang diketahui mengidap penyakit corona sejak tanggal 2 Maret 2020 yang berdomisili di Depok.
Semenjak saat itu, pendidikan di negara kita bahkan dunia mengalami yang namanya sistem belajar dari rumah. Banyak isu-isu yang diangkat tentang pendidikan sekarang ini. Para orang tua mulai kembali lagi menjalankan perannya sebagai pemegang tanggung jawab sebagai pengajar dan pendidik bagi anak-anak kita (eh maksudnya anak-anak mereka, karena gue belum nikah dan belum punya anak). Banyak yang mulai mengeluh tentang sulitnya mengajar anaknya sendiri, tentu bagi mereka yang kebanyakan anaknya masih duduk setingkat TK dan SD tentunya. Hal itu terjadi karena yang mana biasanya sehari-hari orang tua tidak selalu mendapati anak-anaknya dirumah, kini mereka harus kurang lebihnya 24 jam bersama anak-anak mereka. Itu membuat mereka harus mulai belajar dan pontang-panting mengajari anak-anak mereka sendiri yang mana sudah terbiasa diajarkan oleh guru-guru mereka di Sekolahan mereka. Dikutip dari Tribunews.com bahwa dampak dari belajar online yang disebabkan oleh covid-19 membuat banyak para orang tua wali murid terkhusus ibu-ibu para murid yang mengeluhkan tentang banyaknya tugas anak-anaknya dari sekolah yang mana mereka harus mendampingi anak-anaknya dalam mengerjakan tugas.
Banyak faktor yang menyebabkan kenapa orang tua stres menghadapi pembelajaran online anak-anaknya, diantaranya karena Hp orang tuanya yang dipakai anaknya (hingga hang), culture shock, dan beberapa hal lain yang membuatnya menjadi stres. Karena isu berita itu mengenai pendidikan, gue jadi berfikir sebenernya siapa sih sebenernya yang berperan utama dalam pendidikan anak-anak? Gimana sih pendidikan di Indonesia? apa aja sih masalah pendidikan di Indonesia? dan sebenernya yang penting dipelajari itu apa sih? Insyaallah gue akan membahas tema ini kebeberapa part. Ditunggu yah.....
Sumber :
Komentar
Posting Komentar